Infark Jantung

Infark Jantung – Pasien dengan penyakit jantung iskemik terdiri dari 2 kelompok yaitu pasien dengan angian stabil yang disebabkan oleh penyakit chronic coronary artery disease dan pasien dengan acute coronary syndrome (ACS). Infrak myocard akut termasuk pada golongan ACS yang ditandai dengan kelainan Elektrokardiogram (EKG).

Infark Jantung

Infark Jantung

 Serangan Infark Jantung

Dikenal 2 macam angina pectoris yaitu Stable Angina (SA) dan Unstable Angina (UA).  Stable Angina ditandai dengan nyeri dada atau menjalar ke lengan yang dikaitkan dengan exercise, stress yang akan hilang dalam 5-10 menit setelah istirahat. Unstable Angina adalah angina pectoris atau rasa tidak enak di dada yang disertai dengan salah satu dari 3 keadaan di bawah ini :

  1. Terjadi pada waktu istirahat atau pada exercise ringan kurang dari 10 menit
  2. Keadaan ini menjadi lebih berat dalam waktu 4-6 minggu
  3. Menunjukkan pola crescendo yang mengarah menajdai lebih berat, lebih lama dan lebih sering serangannya.

Diagnosis UA ditegakkan berdasarkan adanya kerusakan jaringan (nekrosis) yang ditandai dengan perubahan biomarker otot jantung. Adanya UA dikaitkan dengan hantaran okisgen yang berkurang atau kebutuhan oksigen pada otot jantung meningkat, misalnya pada peningkatan denyut jantung dan anemia berat yang disebabkan sumbatan pada rteri koronaria.

Sumbatan pada arteri koronaria ini dapat menimbulkan UA yang disebabkan karena :

  1. Ruptua atau erosi dari plak yang menimbulkan trombos yang belum menyumbat (non okulasi)
  2. Sumbatan dinamik karena vaso konstriksi arteri koronaria (spasme)
  3. Sumbatan mekanik yang progresif karena proses arterosklerotik
  4. Kebutuhan akan oksigen pada otot jantung meningkaa atau karena supply oksigen k eotot jantung berkurang.

Gejala klinik yang utama dari Unstable Angina adalah nyeri dada di daerah ulu hati yang menjalar ke leher, pundak sebelah kiri dan kanan. Selain itu dirasakan adanya sesak napas dan nyeri pada ulu hati. Penderita berkeringat dingin, pucat, denyut nadi tidak teratur kadang-kadang disertai dengan hipotensi atau darah rendah.

Pemeriksaan Serangan Infark Jantung

Pada pemeriksaan EKG didapatkan depresi segmen ST, peningkatan segmen ST sementara dengan atau tanpa inverse gelombang T pada 30-50% pasien. Kemudian diagnosis laboratorium ditegakkan dengan mendeteksi peningakatan penanda kerusakan otot jantung yaitu CK-MB dan Troponin T atau I. Pemeriksaan Troponin merupakan biomarker yang lebih spesifik dibandingkan dengan Ck-MB. Tingginya kadar troponin mempunyai kaitan dengan kematian.

Infark jantung yang terjadi pada penyakit serangan jantung bisa diakibatkan karena beberapa hal dibawah ini :

  1. Akibat suplai oksigen ke arah miocard yang mengalami penurunan yang disebabkan karena beberapa faktor misalnya adalah faktor pembuluh darah, faktor sirkulasi, dan faktor darah.
  2. Curah jantung yang mengalami peningkatan akibat dari aktivitas yang dilakukan dengan berlebihan, emosi, makan dengan terlalu banyak, dan hhypertiroidisme.
  3. Kebutuhan pada oksigen miokard yang mengalami peningkatan pada kerusakan miocard, hypertropimiocard, dan hypertensi diastolic.

Selain itu bisa diakibatkan karena faktor predisposisi, akibat faktor biologis, dan akibat faktor resiko yang bisa diubah misalnya adalah mayor dan juga minor.

Gejala Infark Jantung

Gejala dari infark jantung yang terjadi pada serangan jantung adalah :

  1. Nyeri yang terjasa di dada dan terjadi dengan tiba-tiba. Selain itu juga biasanya akan berlangsung secara terus menerus dan letaknya ada dibawah bagian sternum dan juga dibagian perut atas.
  2. Selain itu juga rasa nyeri yang sangat tajam dan berat yang bisa menyebar menuju ke arah bahu dan biasanya akan menyebar ke lengan kiri.
  3. Nyeri yang terasa pada serangan jantung disertai dengan s atau nafas pendek, pucat, dan mengalami keringat dingin, sakit kepala, serta kepala ringan dan juga merasakan mual serta muntah.
  4. Keluhan infark jantung yang terjadi dengan khas misalnya adalah seperti nyeri diremas atau sedang tertekan.
  5. Sering mengalami ketakutan.
  6. Bisa ditemui di bunyi jantung ke 2 yang pecah paradoksal, irama gallop.
  7. Takikardi dari kulit yang pucat, menjadi dingin dan mengalami hipertensi yang biasanya ditemukan pada kasus yang lebih tinggi.

Umumnya yang terjadi pada penyakit infark jantung akut biasanya didasari karena adanya aterosklerosis pada pembuluh darah koroner. Selain itu juga nekrosis pada miokard akut hampir selalu terjadi karena suatu penyumbatan yang total dari arteria koronaria oleh suatu thrombus yang bentuknya berupa plaque aterosklerosis yang tidak stabil dan juga sering mengalami ruptur. Kerusakan yang terjadi pada miokard dan juga dari endokardium sampai epikardium yang bisa menjadi lebih komplit dan bisa infersibel dalam waktu selama 3-4 jam. Walaupun nekrosis dari miokard yang sudah lengkap, dan setelah itu proses dari remodelling miokard yang biasanya mengalami suatu injuri dengan terus berlanjut selama beberapa minggu karena baiknya infak yang terjadi dengan meluas dan juga didaerah non iinfark yang mengalami dilatasi.

Jika sudah terjadi suatu infark jantung akut, daerah pada miokard yang setempat biasanya akan menunjukkan penonjolan pada sistelik dengan menggunakan akibat dari penurunan dari isi sekuncup atau strok volume dan juga suatu peningkatan mekanisme dari akhir sistilik dan juga akhir diastolik ventrikel dari arah kiri. Selain itu, tekanan yang akhir pada diastolik pada daerah ventrikel kiri dengan  akibat dari tekanan atrium kiri yang mengalami peningkatan.

Infark Jantung

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Serangan Jantung Pada Lansia

Serangan jantung pada lansia mempunyai penyebab yang multifaktorial yang saling tumpang tindih.  Untuk itu kita harus terlebih dahulu memahami mengenai konsep Faktor Resiko dan Penyakit Degeneratif.  Faktor resiko adalah suatu kebiasaan, kelainan dan faktor lain yang bila ditemukan/dimiliki seseorang akan menyebabkan orang tersebut secara bermakna lebih berpeluang menderita penyakit degeneratif tertentu.

Serangan Jantung Pada Lansia

Serangan Jantung Pada Lansia

Serangan Jantung

Penyakit degeneratif adalah suatu penyakit yang mempunyai penyebab dan selalu berhubungan dengan satu faktor resiko atau lebih, di mana faktor-faktor resiko tersebut bekerja sama menimbulkan penyakit degeneratif itu.  Penyakit degeneratif itu sendiri dapat menjadi faktor resiko untuk penyakit degeneratif lain. Misalnya: penyakit jantung dan hipertensi merupakan faktor resiko penyakit stroke. Inilah yang menyebabkan pembahasan mengenai penyakit jantung pada lansia dapat berkembang sangat luas, yaitu karena adanya keterkaitan yang sangat erat antara penyakit yang satu dengan penyakit yang lain.

Berdasarkan data yang didapat dari penelitian di USA pada tahun 2001, penyakit jantung yang sering ditemukan adalah Penyakit Jantung Koroner 13%,  Infark Miokard Akut  8%, Kelainan Katup 4%, Gagal jantung 2%, Penyakit Jantung Hipertensif dan Hipertensi 1%.

Usia lanjut merupakan prediktor kuat terjadinya penyakit arteri koroner pada individu. (Odden, 2011) Studi otopsi menunjukkan bahwa prevalensi penyakit koroner obstruktif meningkat kurang lebih 10-20% pada dekade empat hingga 50-70% pada dekade delapan. (Lakatta, 2008) Angka kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) diperkirakan meningkat 50% selama 30 tahun ke depan.

Terdapat banyak anggapan yang kurang tepat mengenai serangan jantung. Salah satunya adalah anggapan bahwa serangan jantung terjadi bila plak kolesterol tumbuh sedemikian besar, sehingga menyumbat 100% pembuluh arteri. Memang betul kadang-kadang plak dapat tumbuh secara total dan menjadi penyebab serangan jantung. Endapan atherosclerotic mengandung kolesterol dan lemak yang berada di dalam tumpukan (pool) yang membuatnya bersifat tidak stabil. Plak yang tidak stabil ini rentan dan sering sekali pecah sehingga membentuk luka terbuka pada dinding arteri.

Platlete dan clotting protein suatu subtansi dalam darah bergegas menuju daerah yang luka dan membentuk gumpalan darah (blood clot) yang disebut thrombus di atas luka yang terbuka. Clot ini dapat membesar secara cepat, demikian besar sehingga mengehtnikan aliran darah secara menyeluruh ke jantung dan otak. Hasilnya 96% dari serangan jantung pada lansia disebabkan oleh proses di atas. tetapi ironisnya thrombosis seringkali pada plak yang berukuran kecil.

Fase Serangan Jantung Pada Lansia

Jadi garis besar urutan kejadian yang menyebabkan serangan jantung pada lansia adalah :

  1. Adanya kadar total kolesterol dan LDL yang tinggi di dalam darah
  2. Luka permukaan terjadi pada lapisan dinding arteri yang menjurus terbentuknya plak.
  3. Formasi yang tidak stabil dari palk yang berisi kolesterol dan lemak
  4. Terbentuknya gumpalan clot di atas plak yang pecah
  5. Clot menutup aliran darah ke jantung atau otak yang menyebabkan serangan jantung pada lansia atau stroke.

Serangan jantung koroner terjadi pada orang dengan risiko terkena penyakit yang bisa mematikan itu. Faktor risiko dibawa oleh mereka yang lemah darAhnya tinggi, mengidap diabetes tekanan darah tinggi, perokok kegemukan dan stres menahun. Risiko perempuan terkena jantung koroner sama besarnya dengan laki-laki pada usia menopause. Jadi, rutin mendeteksi besarnya risiko terkena jantung koroner harus terus dikerjakan. Sementara sedikit menanggung faktor risikonya, semakin kecil kejadian serangan jantungnya.

Demikian pula halnya dengan kejadian stroke. Sama halnya dengan penyakit jantung koroner, stroke terjadi karena aliran darah yang memberi makan sel otak mendadak terhenti. Pada serangan jantung pada lansia koroner, sel jantung juga mengalami hal yang sama, sebab pembuluh korone pemberi makan jantung tersumbat oleh karat lemak. Serangan stroke maupun serangan jantung koroner hitungannya dalam menit. Semakin lama sel otak atau sel jantung menjerit kekurangan oksigen karena pasokan darahnya berkurang atau tiada sama sekali, semakin luas dan berat kerusakan otak atau otot jantungnya.

Jika waktu emas (golden hour) terlampaui, maka kerusakan sel otak atau jantung akibat kekurangan pasokan makan itu tak terpulihkan lagi. Atau malah fatal akibatnya. Maka, semakin lekas kasus stroke dan serangan jantung.

Mengeras dan meyempitnya pembuluh darah oleh pengendapan kolesterol, kalsium dan endapan lemak berwarna kuning dikenal sebagai aterosklerosis. Bila terdapat kekurangan aliran darah ke otot jantung karena penyempitan, maka kondisi ini dikenal sebagai iskemik.

Proses ini mulai sewaktu usia muda dan berkembang pada tingkat individual yang berbeda-beda sesuai dengan hadirnya ‘faktor-faktor risiko”.

Di samping itu, dinding pembuluh arteri koroner oleh sesuatu sebab dapat berkerut (spasm) dengan akibat menyempitnya saluran pembuluh secara tiba-tiba, sehingga penderita merasakan nyeri dada, bahkan sampai terjadi serangan jantung mendadak.

Penyebab Serangan Penyakit Jantung

Kolesterol lemak yang terjadi dengan berlebihan juga bisa bersarang di dalam tubuh yang sampai saat ini dipercaya masih ada hubungannya dengan faktor penyebab serangan jantung usia tua dan merupakan salah satu penyebab kematian yang paling tinggi di dunia. Hal ini terjadi pada mereka yang tidak mengonsumsi jenis makanan yang sehat. Oleh sebab itulah sebelum penyakit jantung sudah benar-benar menghinggap di dalam tubuh Anda maka lakukanlah pola hidup yang baik dan atasi masalah  ini dengan mengonsumsi jenis makanan yang sehat dengan jantung untuk menurunkan resiko serangan jantung.

Serangan Jantung Pada Lansia

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Serangan Jantung Pada Wanita

Serangan Jantung Pada Wanita – Serangan jantung pada wanita tentunya berbeda dengan pria. Selama bertahun-tahun penelitian tentang penyakit jantung dan penangannya dilakukan pada pria, padahal menurut M.Sara Rosenthal, Ph.D., penulis buku The Natural woman’s Guide to Hormonal Replacement Therapy, sistem kardiovaskular wanita berbeda dengan sistem kardiovaskular pria. Karena itu, gejala penyakit jantung pun berbeda pada pria dan wanita.

Serangan Jantung Pada Wanita

Serangan Jantung Pada Wanita

Serangan Jantung

Gejala penyakit jantung atau bahkan serangan jantung pada wanita sangatlah kabur, seakan tidak terkait dengan organ jantung. Gejalanya pada wanita kadang mengejutkan atua bahkan tersamarkan dengan masalah pada tiroid.

Pria yang mengalami serangan jantung biasanya mengeluh merasa sakit di dada di bawah tulang dada yang kemudian menyebar hingga ke rahang dan lengan kiri. Sedangkan wanita yang mengalami serangan jantung malah mengalami kesakitan yang parah di rahang disertai gangguan pencernaan.

Jadi, mungkin saja wanita meninggal disebabkan serangan jantung “diam-diam” karena sering kali ganggan jantung yang serius pada wanita tidak terdiagnosis dan tidak tertangani dengan baik. Penelitian menunjukkan bahwa kematian akibat serangan jantung di rumah sakit (di Amerika) pada wanita dua kali lipat dibanding dengan pria.

Karena itu, jika Anda sudah menopause, pelajari dengan cermat gejala Serangan Jantung Pada Wanita berikut ini dan waspadai kondisi jantung Anda.

  • Napas pendek atau sesak nafas
  • Sakit pada rahang yang sering tersamarkan dengan radang gusi
  • Sakit di belakang leher yang sering tersamarkan dengan radang sendi
  • Sakit di sepanjang lengan kanan atau kiri
  • Sakit punggung yang sering tersamarkan dengan artritis dan sakit persendian
  • Berkeringat berlebihan. Ini juga merupakan gejala klasik kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Selain itu jika Anda penderita diabetes, periksa juga kadar gula darah, mungkin terlalu rendah
  • Pingsan
  • Dada terasa panas, sering bersendawa atau sakit pada organ pencernaan. Pada wanita, ini merupakan tanda serangan jantung yang sesungguhnya.
  • Rasa “berat” pada bagian dada di antara payudara. Ini gejala khas pada wanita yang kena angina (sakit dada). Kadang rasa nyerinya seperti ditusuk-tusuk atau diremas-remas atau seolah jantung melompat ke tenggorokan.

Penyakit Jantung

Penyakit jantung di Indonesia masih terbilang tinggi hal ini menjadi salah satu penyebab paling tinggi dari kematian yang terjadi. Pada wanita, serangan jantung yang terjadi ditandai dengan beberapa gejala umum misalnya seperti yang sudah dijelaskan diatas. Namun, mungkin yang menjadi suatu pertanyaan adalah apakah gejala penyakit jantung antara wanita dan antara pria sama? Jawabannya berbeda. Pada dasarnya sangat sedikit wanita pra menopause yang mengalami masalah pada enyakit jantung namun ada suatu pengecualian jika wanita tersebut sering merokok, mempunyai riwayat penyakit diabetes melitus dan juga mengonsumsi jenis pil KB dalam jangka waktu yang lama. Namun tetapi, selanjutnya merokok masih bisa menjadi salah satu penyebab paling tinggi dari terjadinya serangan jantung pada wanita.

Orang-orang yang beresiko mengalami penyakit jantung adalah :

  1. Wanita menopause
  2. Perokok aktif
  3. Riwayat kesehatan keluarga yang menderita penyakit jantung sebelum usia memasuki 60 tahun.
  4. Tekanan darah tinggi
  5. Diabetes
  6. Obesitas atau kelebihan berat badan
  7. Kolesterol tinggi

Jantung adalah organ yang sangat penting untuk tubuh dan fungsinya sangat vital bagi tubuh manusia. Oleh sebab itulah dengan menjaga kesehatan jantung maka hal ini sangat penting untuk dilakukan. Anda bisa memulainya dengan menyayangi jantung Anda. Menerapkan pola hidup sehat dan juga mengenali gejala penyakit jantung awal.

Serangan Jantung Pada Wanita

Serangan jantung pada wanita yang terjadi menurut salah satu penelitian yang pernah dilakukan sekitar 43% wanita yang mengalami atau menderita penyakit ini sekitar 43% wanita biasanya tidak akan menunjukkan suatu gejala. Tidak ada suatu gejala nyeri yang akut misalnya adalah nyeri yang sering terjadi pada pria. Dan penelitian lain juga menunjukkan suatu gejala yang biasanya lebih sering ditemukan saat serangan jantung pada wanita misalnya adalah seperti nafas pendek atau sesak nafas, lemah dan letih namun penyebab pastinya masih belum diketahui.

Kemudian wanita yang mengalami serangan jantung ini akan menunjukkan gejala yang lebih mirip seperti gangguan pada system pencernaan misalnya adalah seperti mual, nyeri ulu hati, perut sesak, nyeri pada punggung belakang. Gejala-gejala yang muncul lebih mirip kepala gejala sakit maag dan bisa menjebak. Pada akhirnya hal ini sering dianggap sebagai salah satu masalah yang diakibatkan karena system pencernaan dan stress, akibat terlalu diabaikan. Serangan jantung pada wanita walaupun tidak menunjukkan suatu hal yang khas, namun bisa menyerupai suatu gangguan lambuung yang sering membuat Anda menjadi lengah, mengabaikannya dan juga salah dalam menegakkan diagnosis. Oleh sebab itulah, jika Anda mempunyai salah satu factor resiko dari penyakit jantung seperti keturunan, usia, obes, dan hal lainnya. Anda harus lebih berhati-hati mengenai hal ini.

Dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan makanan yang mengandung lemak jenuh maka Anda sudah menjaga kesehatan jantung Anda untuk mengurangi resiko terjadinya serangan jantung. Untuk Anda yang hobi mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok, maka mulai sekarang berhentilah untuk melakukan kebiasaan tersebut. Karena untuk seorang wanita bukan saja bisa memicu terjadinya penyakit jantung, namun juga bisa membuat Anda mandul dan merusak janin.

Serangan Jantung Pada Wanita

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Serangan Jantung Di Usia Muda

Serangan Jantung Di Usia Muda – Pria cenderung lebih berpotensi besar terkena serangan jantung dibandingkan dnegan wanita. Namun, hak tersebut tak selamanya benar, wanita juga memiliki risiko yang sama besarnya dengan pria terhadap serangan jantung terutama penyakit jantung koroner.

Serangan Jantung Di Usia Muda

Serangan Jantung Di Usia Muda

Serangan Jantung

Meski data survei menyatakan bahwa serangan jantung lebih banyak dialami oleh pria, hal ini dikarenakan pada usia muda memang lebih sedikit wanita yang terkena penyakit jantung. Namun ketika seorang wanita memasuki masa menopause risiko terhadap berbagai Serangan Jantung Di Usia Muda pun muncul. Kebanyakan dimulai ketika usia 65 tahun dan risiko akan lebih besar pada wanita yang berusia 35 tahun dan aktif merokok.

Kemungkinan terkena penyakit jantung menjadi lebih besar dengan semakin lanjutnya usia. Lebih dari 80% orang yan terkena serangan jantung berusia di atas 65 tahun. Di Amerika, penyakit jantung rata-rata mulai menyerang pria ketika berusia 45 tahun dan wanita ketika berusia 55 tahun. Serangan Jantung Di Usia Muda secara umum dapat diprediksi melalui gender. Sebelum usia 60 tahun, 1 dari 5 pria Amerika Serikat menderita penyakit jantung koroner, sedangkan pada wanita hanya 1 dari 17, Mengapa demikian?

Jawabannya, wanita secara alami memproduksi hormon estrogen yang membedakannya dari pria. Namun, begitu mengalami menopause, hal itu pun berubah. Setelah usia 60 tahun, pria dan wanita mempunyai kemungkinan yang sama untuk terkena penyakit jantung koroner.

Gejala Serangan Jantung

Gejala serangan jantung di usia muda biasanya ditandai dengan rasa sakit pada bagian dada. Selain itu juga rerasa tidak yaman di belakang bahu dan sekitar 29% dari salah satu satu penelitian yang dilakukan pada beberapa orang memberikan gehala penyakit jantung sesak nafas, sekitar 21% mengalami kesulitan dalam mengonsumsi jenis makanan dan perut yang terasa panas. Sedangkan serangan jantung di usia muda pada wanita gejala yang muncul biasanya tidak khas seperti gejala yang sering terjadi pada pria. Nyeri yang terasa pada dada akan menjalar ke bahu, ulu hati dan juga lengan. Kadang rasa nyeri ini akan menjalar menuju ke ulu hati dan sama dengan rasa nyeri yang muncul seperti sakit maag. Kadang rasa nyeri yang muncul ini dianggap sebagai penyakit maag. Selain itu gejala lain yang menyertainya adalah keringat dingin, mual serta muntah. Untuk penderita penyakit diabetes nyeri yang terasa pada dada biasanya terjadi dengan tidak helas. Biasanya sering dijumpai gejala sesak nafas yang disertai juga beberapa gejala sistemik.

Cara Mencegah Penyakit Jantung

Cara mencegah penyakit jantung di usia muda adalah mengubah pola hidup sehat yakni adalah dengan mengelola stres dengan baik, mengatur pola makan Anda menjadi suatu pola makan yang sehat dan menghindari kebiasaan merokok serta mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol serta rajin melakukan olahraga. Para penderita serangan jantung terutama untuk mereka yang mengalami masalah gangguan irama jantung, maka akan diberikan obat jantung untuk mengencerkan darah yang diminum dalam jangka waktu panjang.

Untuk mencegah terjadinya penyakit jantung salah satunya adalah dengan melakukan olahraga secara teratur, namun sebaiknya olahraga yang dipilih jangan olahraga yang terlalu berat. Penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah biasanya tidak menunjukkan suatu gejala dengan lebih spesifik sehingga banyak orang tidak sadar bahwa ia menderita masalah pada penyumbatan darah. Jika sudah mengalami sumbatan, maka kinerja jantung akan mengalami gangguan. Dan olahraga yang berat akan menjadi suatu hal yang berbahaya karena menjadi salah satu faktor resiko penyakit jantung.

Karena olahraga yang berat memerlukan aliran darah yang sangat cepat sehingga hal ini akan membuat kerja jantung menjadi lebih berat lagi. Di saat sedang terjadi penggumpalan darah, disaat melewati pembuluh darah yang mengalami penyempitan, maka darah akan dialirkan dan menjadi semakin melambar. Padahal saat sedang melakukan olahraga berat sangat dibutuhkan aliran darah yang sangat cepat, hal inilah pada akhirnya akan memicu terjadinya kematian secara mendadak akibat serangan jantung.

Cara mencegah serangan jantung di usia muda adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan di bawah ini :

  1. Konsumsi jenis ikan dengan lebih banyak
    Kandungan yang ada di dalam ikan adalah omega 3 yang membantu untuk mengurangi resiko dari penyakit jantung dan penyakit stroke.
  2. Mengonsumsi sayuran, buah-buahan, gandum dan kacang-kacangan
    Karena salah satu manfaat dari makanan diatas atas adalah dalam membantu melawan terjadinya penyakit jantung.
  3. Memilih jenis lemak yang baik
    Lemak yang baik yang bisa Anda konsumsi adalah lemak tidak jenuh.
  4. Mengonsumsi beberapa jenis variasi makanan
    Mengonsumsi makanan yang mengandung protein sangat tinggi misalnya adalah seperti daging dan juga produk susu bisa membantu dalam meningkatkan resiko dari terjadinya penyakit jantung. Jadi dalam membantu mengurangi resiko dari penyakit jantung. Jadi dalam membantu untuk mengurangi terjadinya resiko dari nyutrisi yang membantu untuk menyeimbangkan antara dari asupan protein dan juga daging, ikan serta juga sayuran.
  5. Mengurangi konsumsi kolesterol tinggi
    Mendapatkan energi dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks misalnya adalah seperti pasta, kentang dan juga roti gandum serta mengurangi jenis makanan yang mengandung gula, minuman berkarbonasi dan jenis minuman serta makanan yang manis.
  6. Mengurangi asupan garam
  7. Melakukan olahraga secara teratur.

Serangan Jantung Di Usia Muda

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Serangan Jantung Mendadak

Cara Mencegah Serangan Jantung MendadakPenderita jantung juga harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung folat. Asam folat bekerja mereduksi homosistein (homocysteine) pada siklus metionin. Siklus tersebut merupakan siklus asam amino esensial yang dikonversi menjadi S-denosylmethionine (SAM) sehingga kadar homosistein turun.

Cara Mencegah Serangan Jantung Mendadak

Cara Mencegah Serangan Jantung Mendadak

Penyakit Jantung

Dengan penurunan kadar homosistein, penyakit jantung tidak akan muncul karena penyebabnya telah direduksi. Bagi penderita penyakit jantung koroner, mengkonsumsi asparagus akan membantu mencegah serangan jantung mendadak.

Serangan jantung antara lain disebabkan adanya kerusakan pada pembuluh darah oleh homosistein. Jika pembuluh darah rusak, asupan oksigen akan berkurang dan serangan jantung pun terjadi.

Di samping itu, pada suatu studi tahun 2001 yang dimuat dalam jurnal Nutritio Health Aging mengatakan bahwa serangan jantung mendadak akan terjadi 1,5 kali lebih tinggi di antara orang dewasa yang rata-rata mengkonsumsi 105 mg magnesium bila dibandingkan dengan orang yang mengkosumsi 233 mg magnesium per hari.

Mengatasi Penyakit Jantung

Dalam membantu melakukan cara mencegah serangan jantung mendadak salah satunya adalah dengan mengonsumsi jenis makanan yang baik untuk jantung. Beberapa jenis makanan yang membantu untuk menangkal penyakit jantung adalah :

  1. Ikan
    Mengonsumsi ikan akan membantu mengurangi dan mencegah serangan jantung mendadak. Masukkan menu ikan ke dalam menu sehari-hari keluarga Anda. Ikan selain bermanfaat untuk membantu meningkatkan daya ingat, ikan juga membantu dalam mencegah penyakit jantung yang terjadi pada usia muda. Kandungan lemak omega 3 yang ada di dalam ikan akan membantu mengatasi dan mengurangi resiko dari penyakit jantung. Dan salah satu penelitian yang dilakukan, mereka yang tidak pernah atau juga jarang dalam mengonsumsi ikan maka akan mempunyai resiko 50% lebih tinggi untuk terserang penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang mengonsumsi ikan dengan teratur.
  2. Berokoli
    Sayuran brokoli mengandung kandungan vitamin B serta folic acid dimana kedua jenis senyawa ini bisa membantu untuk membantu mengatasi stres dan juga mengatasi masalah kepanikan. Selain itu juga nutrisi alami yang ada di dalamnya sangat baik untuk penyakit jantung jadi jika dimasak dan diolah dengan benar maka tidak akan mengurangi kandungan baik yang ada di dalamnya. Brokoli sangat baik untuk dikukus dan juga direbus dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kemudian setelah itu berikanlah perasan lemon dan ekstra vorgin olive oil dan jika Anda suka pedas, Anda bisa menambahkannya dengan bubuk cabai.
  3. Sayuran yang berdaun hijau
    Sayuran seperti bayam, kangkung, daun lobak dan juga jenis sayuran yang berwarna hijau merupakan salah satu jenis makanan sangat baik karena kandungan di dalamnya adalah kandungan vitamin C, zat besi, dan kedua jenis senyawa ini sangat baik untuk kesehatan jantung, gigi, serta rambut. Selain itu juga kandungan vitamin A dan kandungan magnesium yang ada di dalamnya bisa membantu untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Semua kandungan nutrisi baik itu juga akan membantu mencegah penyakit jantung. Sayuran ini bisa diolah dalam bentuk apapun untuk dimakan, namun sebaiknya memasaknya jangan terlalu lama agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang.
  4. Asparagus
    sayuran hijau asparagus ini membantu menjaga kesehatan jantung. Kandungan folate, vitamin C dan juga vitamin D-nya mampu untuk menghindari jantung dari peradangan yang terjadi. Kandungan kalori yang rendah di dalam asparagus sangat baik dikonsumsi untuk memelihara kesehatan tubuh kita.
  5. Kacang merah
    Salah satu jenis kacang-kacangan yang mengandung kandungan protein nabatai, vitamin B serta kandungan zat besi dan kalsium. Selain itu juga, dengan menyajikan sekitar 15 gram kacang merah ke dalam sup akan membantu mengurangi kolesterol tinggi yang sangat berbahaya untuk kesehatan jantung Andal. Anda bisa membuat sup kacang merah yang dicampurkakn dengan tomat, wortel seledri yang ditambahkan dengan sedikit merica.
  6. Ikan salmon
    Ikan laut mengandung kandungan B6 dan B12 yang membantu tubuh dalam memproduksi hormon serotonin. Zat ini mempunyai fungsi dalam membuat tubuh menjadi lebih rileks dan bisa menjadi lebih bahagia. Selain itu ikan laut juga mengandung kandungan omega-3 yang sangat baik dalam membantu menormalkan tekanan darah dan juga dalam membantu mengurangi terjadinya resiko penyakit jantung. Anda bisa menyajikan ikan laut yang dipanggang atau juga dalam bentuk di kukus.
  7. Daging tanpa lemak
    Anda bisa menikmati daging sapi, kambing atau daging domba yang tanpa lemak. Dengan mengonsumsi sekitar 4-6 ons daging tanpa mengandung lemak hal ini akan membantu mengatasi masalah penyakit jantung karena mengandung zat besi, zinc dan vitamin B dengan lebih menyeluruh yang akan membuat tubuh Anda menjadi lebih tenang. Selain itu juga daging tanpa kandungan lemak bisa Anda sajikan dalam bentuk steak.
  8. Ubi manis
    Ubi manis merupakan salah satu jenis tanaman umbi-umbian yang mengandung antioksidan di dalamnya yang membantu memelihara kesehatan jantung Anda. Walaupun bentuknya tidak menarik, namun rasanya sangat enak dan manis alami tanpa bahan pemanis buatan. Ubi manis sangat baik Anda konsumsi dengan cara dikukus.
  9. Almond
    Kandungan yang ada di dalam kacang almond adalah kandungan vitamin B2, vitamin E, magnesium, dan juga zinc dengan menyeluruh yang bisa membuat jantung Anda selalu dalam kondisi yang baik.

Cara Mencegah Serangan Jantung Mendadak

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Serangan Jantung Mendadak

Serangan Jantung Mendadak – Kematian serangan jantung mendadak diartikan sebagai kematian jantung yang tidak terduga dalam waktu 1 jam sesudah onset gejalanya. Lebih dari 300.000 kasus kematian jantung mendadak terjadi setiap tahunnya di Amerika Serikat. Kematian jantung mendadak terutama disebabkan oleh penyakit jantung iskemik dengan 75% hingga 95% korbannya sudah mengalami stenosis aterosklerotik yang signifikan, keadaan ini kerap kali pula disertai dengan disrupsi plak yang akut.

Serangan Jantung Mendadak

Serangan Jantung Mendadak

Serangan Jantung Mendadak

Kematian jantung mendadak jarang terjadi sebagai akibat dari stenosis katup aorta, kelainan herediter atau didapat pada sistem hantaran jantung, gangguan elektrolit, prolapsus katup mitral, kardiomiopati dilatasi atau hipertrofik, deposisi miokardium, mikarditis atau ketidakstabilan eketrik intrinsik.

Pada pasien-pasien yang berhasil hidup setelah mengalami serangan jantung mendadak (dengan dilakukannya resusitasi jantung) hanya 25-50% yang kemudian benar-benar mengalami infrak miokardium. Hal ini menunjukkan bahwa aritmia yang fatal (misalnya asistole atau fibrilasi ventrikel) merupakan keadaan yang paling sering menyebabkan kematian jantung mendadak.

Aritmia mungkin dipicu oleh pembentukan parut pada sistem hantaran, jejas iskemik yang akut atau ketidakstabilan elektrik yang terjadi karena fokus iskemik yang akut atau ketidakstabilan elektrik yang terjadi karena fokus iskemik atau karena gangguan keseimbangan elektrolit.

Serangan jantung mendadak harus Anda ketahui bahwa jenisnya berbeda dengan serangan jantung biasa. Seseorang di kondisi puncak mereka misalnya adalah sebagai olahrawagawan yang profesional, atlet remaja biasanya terlihat akan sehat dan seharusnya memang resiko dari penyakit jantungnya rendah. Namun hal ini kadang suka diluar dugaan. Bahwa mereka mempunyai resiko yang besar dalam mengalami penyakit jantung. Serangan jantung mendadak yang terjadi di usia muda akan membunuh sekitar 1 : 100.000 sampai 1 : 300.000 pada atlet yang berusia dibawah 35 tahun dan biasanya lebih banyak dialami oleh pria.

Penyebab Serangan Jantung

Serangan jantung yang biasa biasanya disebabkan karena adanya suatu masalah yang terjadi pada sirkulasi dari jantung. Serangan yang terjadi pada penyumbatan secara mendadak di arteri koroner yang membuat aliran darah pada jantung akan merusak otot-otot jantung. Dan sebaliknya, serangan jantung mendadak disebabkan karena keadaan atau kondisi listri yang ada di dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena sinyal-sinyak dari listrik yang membantu mengontrol kemampuan jantung untuk bisa memompa mengalami suatu hubungan arus pendek. Dan terjadi secara mendadak, jantung berdetak lebih kencang dan lebih cepat yang bisa mengakibatkan terjadinya ventrikel pada jantung mengalami getaran atau menjadi berdebar, malah tidak bisa memompa jantung dengan lebih koordinasi. Gangguan pada irama ini biasanya disebut dengan fibrasi ventrikel dan terjadi sebagai salah satu repons pada keadaan jantung yang bisa mengakibatkan gangguan hal ini terjadi yang memungkinkan sudah atau juga belumnya terdeteksi.

Fibrasi ventrikel yang terjadi ini kemudian akan mengganggu gerakan dari jantung untuk memompa, kemudian menghentikan aliran darah menuju ke selutuh tubuh. Seseorang yang mengalami kematian serangan jantung mendadak biasanya akan mengalami gejala seperti jatuh dengan mendadak dan hilangnya kesadaran tanpa adanya suatu denyut nadi atau juga napas. Tanpa adanya suatu tindakan dalam bentuk CPR dari defibrillator secara otomatis, maka penderita biasanya akan meninggal dalam hitungan waktu beberapa menit. Karena itulah keadaan seperti ini disebut dengan istilah kematian jantung mendadak. Tetapi, memang ada suatu hubungan antara dari serangan jantung dengan kematian pada jantung yang terjadi secara mendadak. Serangan pada jantung akan memicu terjadinya suatu kerusakan pada listrik yang pada akhirnya mengakibatkan serangan jantung mendadak dan kematian.

Beberapa penyebab dari serangan jantung mendadak adalah :

  1. Tekanan darah tinggi
  2. Kolesterol tinggi
  3. Penyakit diabetes
  4. Dan masalah penyakit lainnya

Keadaan yang bisa mendasari pada usia muda biasanya menjadi sangat berbeda dengan keadaan yang mendasari oleh seseorang yang berusia lanjut. Pada usia muda, biasanya penyebab yang dicari adalah penyakit turunan dan juga miokardium atau pada jaringan otot jantung, serta sistem listrik dan kemudian penyakit jantung bawaah. Namun penyebab nomor satu dari penyakit jantung mendadak adalah karena HCM atau hyperthropic cardiomyopathy yakni salah satu gangguan yang ditandai dengan penebalan dengan tidak normal yang terjadi di otot jantung. Lapisan yang ada di dalam jantung kemungkinan tidak mendapatkan asupan darah yang cukup dengan melakukan olahraga.

Namun kasus akibat HCM merupakan salah satu kasus yang langka dan biasanya hanya akan diperkirakan mempengaruhi sekitar 0,05% sampai dengan 2% saja dari populasi. Kelainan penyakit jantung bawaah dari arteri koroner adalah faktor resiko yang lain dari terjadinya kematian serangan jantung mendadak. Jadi posisi arteri menjadi tidak benar. Kondisi lainnya yang akan memicu terjadinya kematian mendadak akibat serangan jantung adalah gangguan pada listrik turunan dari penyakit jantung yang biasanya diistilahkan dengan QT panjang. Keadaan dari peradangan pada jantung yang disebut dengan istilah miokarditis akut dan juga sindroma Marfan.

Sindrom Marfan merupakan salah satu bentuk kelainan pada faktor gen dan juga pada jarinigan ikat yang mempunyai efek dari kardiovaskular yang fatal. Orang dengan kasus sindrom Marfan biasanya cenderung lebih kurus dan lebih tinggi. Selain itu, mereka juga lebih beresiko untuk bisa merobek pembuluh darah mereks sendiri. Resiko dari robeknya akan meningkat dengan terjadinya peningkatan secara mendadak pada tekanan darah yang mungkin akan terjadi selama aktivitas dari olahraga yang sangat intens.

Serangan Jantung Mendadak

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Serangan Jantung Koroner

Serangan Jantung Koroner – Salah satu penyakit pada sistem kardiovaskuler yang sering terjadi dikenal sebagai Serangan Jantung Koroner dan penyakit jantung. Penyakit tersebut amat berbahaya karena yang terkena adalah organ yang amat penting dari tubuh kita. Penyakit di atas menempati peringkat pertama di negara-negara industri maju, bahkan juga di berbegai negara yang sedang berkembang.

Serangan Jantung Koroner

Serangan Jantung Koroner

Serangan Jantung Koroner

Adanya berbagai penyakit jantung diawali dengan proses penyumbatan di pembuluh arteri yang menyebabkan tidak cukupnya suplai darah ke otot jantung.

Apabila aliran darah di dalam urat nadi koroner itu terhalang secara total, bagian otot jantung yang bersangkutan mengalami kerusakan dan ini dikenal sebagai “serangan jantung” atau myocardial infarction (MI). MI umumnya disebabkan oleh penyumbatan arteri koroner secara tiba-tiba, karena pecahnya plak lemak pada arteri koroner yang kemudian terjadi proses kombinasi. Plak lemak tersebut menjadi titik-titik lemah dari arteri itu dan cenderung untuk pecah.

Pada waktu pecah di lokasi tersebut, gumpalan cepat terbentuk dan menghambat arteri secara menyeluruh serta memutuskan aliran darah ke otot jantung. Ini mengakibatkan rasa sakit dada yang hebat pada pusat dada dan menyebar sampai lengan atau leher. Sakit dada tersebut diikuti dengan keringat dan nafas pendek.

Pada serangan jantung akut pasien bisa hilang kesadarannya. Untuk mengatasi MI diadakan tindakan untuk menbuka kembali saluran arteri yang buntu dengan menggunakan obat tertentu yang mampu melarutkan gumpalan yang menyumbat.

Gejala Serangan Jantung Koroner

Gejala serangan jantung koroner adalah :

  1. Nyeri pada dada
  2. Mengalami sesak nafas atau nafas pendek
  3. Dan mengalami serangan jantung.

Diagnosis yang dilakukan pada serangan jantung koroner adalah :

  1. Elektrokardiografi (EKG)
    Dengan melakukan pemeriksa EKG ini akan diketahui kemungkinan dari adanya suatu kelainan di jantung dengan tingkat ketepatan sekitar 40%.
  2. Enchocardiografi
    Cara pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan gelombang suara dalam menghasilkan suatu gambar detak jantung. Dan selama proses ini, biasanya dokter bisa menentukan apakah semua dari bagian yang ada pada dinding jantung kemudian akan berkontribusi biasa dalam bentuk aktivitas untuk memopa jantung. Dan bagian yang bergerak dengan lemah kemungkinan mengalami kesuakan selama penyakit serangan jantung atau disaat menerima oksigen yang terlalu sediit. Hal ini mungkin menandakan dari arteri koroner atau juga beberapa kondisi yang lainnya.
  3. Kateterisasi Koroner
    Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat dari aliran darah lewat jantung, biasanya dokter kemuungkinan akan menyuntikkan cairan yang khusus masuk ke dalam pembuluh darah atau intravena. Hal ini lebih dikenal sebagai angiogran. Cairan tersebut kemudian disuntikkan ke dalam arteri jantung dan juga lewat pipa yang panjang, tipis, serta fleksibel yang bisa dilewati dari jalur arteri, dan baisanya akan masuk di kaki, kemudian ke arteri jantung. Pewarna akan menandai dari bintik-bintik pada penyempitan serta penyumbatan yang terjadi di gambar sinar X. Jika pasien yang melakukan pemeriksaan mempunyai masalah pada penyumbatan yang membutuhkan suatu perawatan, maka balon bisa didorong dengan menggunakan kateter dan juga ditiup untuk membantu meningkatkan aliran darah yang masuk ke dalam jantung.

Cara Mencegah Serangan Jantung

Cara mencegah penyakit serangan jantung koroner dilakukan dengan mengubah gaya hidup. Gaya hidup zaman sekarang yang kurang baik, mengonsumsi jenis makanan yang tidak mengandung serat dan cenderung mengandung lemak tinggi akan bisa meningkatkan resiko dari penyakit jantung.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung koroner adalah minum jus buah. Jus buah yang membantu mengurangi resiko serangan jantung koroner adalah :

  1. Jus jeruk
    Kandungan hesperidin dan vitamin C yang ada di dalam buah jeruk akan membatu menurunkan resiko dari tekanan darah diastolik dan selain itu juga sangat baik dalam membantu meningkatkan fungsi dari endotel atau dinding pembuluh darah.
  2. Anggur
    Buah anggur merah dan ungu banyak mengandung kandungan flavonoid dan juga kandungan resveratrol yang bekerja untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan sel-sel lapisan pembuluh darah.
  3. Delima
    kandungan polifenol yang ada di dalam buah delima sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Dan antara lain salah satunya adalah untuk membantu mencegah serta menurunkan resiko dari aterosklerosis atau penebalan yang terjadi pada dinding arteri, selain itu membantu untuk mengontrol kolesterol tinggi dengan mengurangi kolesterol jahat serta dalam membantu meningkatkan kolesterol baik di dalamnya.
  4. Buah apel
    Buah apel mengandung zat fitokimia seperti fitonutrien dan juga pectin yang berkerja sebagai antioksidan di dalam tubuh dan bisa membantu menurunkan resiko dari kolesterol jahat yang tinggi.
  5. Kiwi
    Buah kiwi mengandung vitamin C yang sangat baik sebagai zat antioksidan dan juga dalam membantu meningkatkan elastisitas serta kekuatan dari pembuluh darah.
  6. Buah alpukat
    Kandungan kalium serta natrium yang ada di dalam buah alpukat sangat baik untuk bisa mengintril ketegangan yang terjadi di arteri serta kolesterol.
  7. Stroberi
    Kandungan kalium, magnesium serta vitamin C di dalam buah stroberi sangat baik untuk mengatur tekanan darah dan juga sebagai zat antioksidan alami yang membantu membuat otot arteri menjadi kebih rileks.
  8. Blewah
    Buah blewah mengandung beta karoten, vitamin C, dan juga vitamin B yang kompleks yang mempunyai manfaat untuk antioksidan serta antikoagulan atau pengencer darah, serta membantu untuk mencegah atherosklerosis dan pembentukkan dari plak di dinding arteri dan juga penyakit tekanan darah tinggi.

Serangan Jantung Koroner

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung

Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung – Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke suatu bagian otot jantung terhalang. Jika aliran darah tidak bisa diperbaiki dengan cepat, bagian dari jantung tersebut akan rusak karena kekurangan oksigen dan bisa mengakibatkan kematian.

Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung

Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung

Serangan Jantung

Serangan jantung adalah pembunuh utama baik pada pria maupun wanita. Tetapi, sekarang banyak cara penyembuhan serangan jantung yang bisa menyelamatkan nyawa dan mencegah cacat. Perawatan sangat efektif jika dimulai jarak 1 jam setelah awal gejala.

Serangan jantung terjadi karena sebuah kondisi yang biasa disebut Coronary Artery Disease (CAD). Pada keadaan CAD, sekumpulan lemak yang disebut plak menumpuk selama bertahun-tahun pada bagian dalam arteri koroner (bagian arteri yang mensuplai darah dan oksigen ke jantung). Pada akhirnya, areal plak tadi menumpuk dan menghalangi aliran darah.

Saat terjadi serangan jantung, jika halangan pada arteri koroner tidak dirawat secepatnya, otot jantung akan mulai mati dan digantikan dengan bekas luka. Kerusakan pada jantung ini tidak terlalu terlihat, tetapi akan menjadi masalah yang berlangsung lama.

Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung

Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar atau rasa sesak di bagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali hingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali.

Terdapat beberapa Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung yang lebih spesifik, antara lain :

  1. Nyeri
    Selama melakukan aktivitas, akan merasakan nyeri di beberapa bagian tubuh. Otot yang tidak tersuplai darah dengan sesuai kebutuhan, oksigen dan proses metabolisme yang berlebih justru membuat kram. Dada terasa nyeri, sesak, karena otot jantung tidak mendapat cukup asupan darah. Nyeri yang dirasakan akan terjadi hampir disetiap harinya.
  2. Sesak Nafas
    Masuknya cairan ke dalam rongga paru-paru sehingga mengganggu aliran udara dalam paru-paru. Penderita akan mengalami sesak nafas. Penderita merasa sesak nafas pada saat melakukan kegiatannya, sedang jika penderita sesak nafas saat istirahat (diam) berarti kategori sakit jantung tingkat lanjut. Sesak nafas sering dialami pada posisi berbaring. Karena cairan yang terkumpul di paru-paru mengalir ke jantung.
  3. Kelelahan atau Kepenatan
    Otot jantung yang melemah menyebabkan proses pemompaan darah kurang sempurna. Penderita sering merasa lemah dan lelah meskipun tidak melakukan kegiatan apapun. Untuk menghindari melemahnya fungsi jantung, penderita harus rutin berolahraga dan melakukan banyak gerakan yang akan memicu kerja jantung lebih aktif.
  4. Jantung Berdebar-Debar (Palpitasi)
    Jantung berdebar-debar tanda sakit jantung adalah jenis debar yang bersamaan dengan gejala lain yaitu saat seseorang kelelahan, sesak nafas dan nyeri di tubuhnya. Bukan jantung berdebar saat nonton film atau ketakutan.
  5. Pusing atau sakit kepala dan Pingsan
    Pemompaan darah yang tidak normal sehingga pemasukan darah bersih menjadi terganggu, seseorang bisa merasakan pusing akibat kurang darah. Detak jantung melemah yang mengakibatkan penderita pingsan. Rasa nyeri yang terus-menerus, sakit di antara tulang punggung, dan gangguan pada otak karena abnormalnya suplai darah menjadikan pusing kemundian pingsan.

Makanan Untuk Penderita Serangan Jantung

Dibawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengurangi resiko dari serangan jantung adalah :

  1. Cokelat
    Cokelat merupakan salah satu jenis makanan yang baik untuk memelihara kesehatan jantung. Namun cokelat yang dipilih adalah Dark chocolate dengan kandungan kadar cocoa paling tidak adalah sekitar 75% baik dalam membantu untuk meredakan stres yang baik untuk kesehatan jantung. Dan salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi skeitar 6 ons dark chocolate ini dalam sehari akan membantu untuk menurunkan tingkat kadar kolesterol tinggi di dalam darah. Anda bisa langsung makan dark chocolate langsung.
  2. Blueberry
    Buah bluebrry merupakan salah satu jenis buah yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Namun buah blueberry adalah salah satu jenis pilihan yang baik. Buah ini mengandung antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Keduanya bisa bermanfaat untuk membantu mengatasi stres serta mengandung kalori yang rendah jadi sangat baik untuk kesehatan jantung Anda. Anda tidak perlu mengolah blueberry dalam bentuk kyang macam-macam, Anda bisa langsung mengonsumsinya. Namun sebaiknya dicuci terlebih dahulu.
  3. Lidah buaya
    Kandungan beta-sitosterol yang ada di dalam lidah buaya membantu untuk menurunkan kadar kolesterol dan bisa membantu untuk meningkatkan sirkulasi darah serta menguatkan pembuluh vena dan jga arteri di dalamnya.
  4. Wortel
    Kandungan beta-karoten, gluthathione di dalam buah wortel akan membantu mengurangi kadar dari kolesterol tinggi dan juga membantu mengurangi tekanan darah tinggi.
  5. Buah tomat
    Buah tomat mengandung lycopene, phytonutrients , flavonoid, 9-oxo-octadecadienoic acid yang bisa membantu untuk menghambat terjadinya agregasi pada trombosit, membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, serta juga akan bertindak sebagai zat antioksidan yang sangat baik.
  6. Buah mentimun
    Buah mentimun mengandung beta karoten, dan juga mengan yang bisa bekerja sebagai antioksidan serta membantu untuk menangkal radikal bebas.

Selain dengan mengonsumsi beberapa daftar makanan diatas, Anda juga harus melakukan olahraga secara teratur dan menerapkan pola hidup yang sehat. Pola hidup yang sehat adalah dengan tidak merokok dan juga menjauhi minuman yang mengandung alkohol.

Tanda-Tanda Sakit Serangan Jantung

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala dan Tanda Serangan Jantung

Gejala dan Tanda Serangan Jantung – Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke bagian otot jantung. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme – mengencangnya nadi koroner – atau akibar penggumpalan darah – thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya dipasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.

Gejala dan Tanda Serangan Jantung

Gejala dan Tanda Serangan Jantung

Gejala dan Tanda Serangan Jantung

Gejala dan Tanda Serangan Jantung khas adalah :

  • Nyeri dada tiba-tiba (biasanya menjalar ke lengan kiri atau sisi kiri leher)
  • Sesak nafas (dada terasa seperti “diinjak gajah”)
  • Mual
  • Muntah
  • Jantung berdebar
  • Berkeringat
  • Gelisah

Serangan jantung pada perempuan memiliki lebih banyak Gejala dan Tanda Serangan Jantung dan tidak selalu khas. Sekitar seperempat kasus infark miokard terjadi “diam-diam”, tanpa nyeri dada atau gejala lainnya. Serangan jantung diam-diam tersebut terutama terjadi pada orang tua, pada penderita diabetes mellitus dan setelah transplantasi jantung. Pada penderita diabetes, kenaikan ambang nyeri, neuropati otonom, dan faktor psikologis mungkin menyebabkan gejalanya tidak terasa.

Tingkat kerusakan pada jantung tergantung pada berapa lama otot jantung kekurangan oksigen. Jika aliran darah tidak pulih dalam waktu 20 hingga 40 menit, otot jantung akan mulai mengalami kerusakan permanen, yang mengarah ke jaringan parut. Seiring waktu, hal ini dapat mengakibatkan komplikasi seperti gagal jantung dan aritmia yang mengancam jiwa. Serangan jantung adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Gejala dan Tanda Serangan Jantung Peringatan Dini

Bagaimanapun, salah sekali pendapat bahwa sebuah serangan jantung datang seperti petir di siang bolong. Serangan jantung adalah puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisa mengabaikannya.

Pemeriksaan yang dilakukan pada serangan jantung adalah dengan melakukannya secara berkala :

  1. Pemeriksaan kolesterol total
    Pemeriksaan kadar kolesterol tinggi yang merupakan salah satu pemicu dari terjadinya penyakit aterosklerosis oleh sebab itulah pemeriksaan ini biasanya digunakan sebagai salah satu dari faktor resiko penyakit aterosklerosis.
  2. Kolesterol LDL-direk
    Pemeriksaan ini sangat berguna untuk membantu mengetahui profit dari lipid dan juga untuk mengetahui tingkat keberhaslan dari pengobatan dengan cara menggunakan obat penurun tingkat lipid.
  3. Kolesterol HDL
    pemeriksana ini bertujuan untuk bisa menilai profil dari lipid dan juga menilai resiko dari sakit kardiovaskular dengan menggunakan cara tertentu untuk bisa menentukan suatu jumlah dari kolesterol yang ada di dalam partikel HDL.
  4. Trigliserida
    Kandungan trigliserida yang ada di dalamnya diperiksa untuk menentukan kadar trigliserida sebagai salah satu dari jenis lemak darah dan paling utama adalah pasien yang mengalami masalah pada kelainan kadar trigliserida.
  5. Apo A1
    Tujuan dari pemeriksaan ini dilakukan adalah untuk menilai dari kualitas kolesterol baik atau HDL.
  6. Apo B
    Tujuan dari pemeriksaan Apo B ini adalah untuk meningkatkan prediksi dari resiko penyakit jantung koroner. Dan jika semakin tinggi dari kadar Apo B, walaupun kadar dari LDL normal namun hal ini tetap saja bisa meningkatkan resiko dari penyakit jantung koroner.
  7. Hs-CRP
    Aterosklerosis adalah cikal bakal dari penyakit jantung koroner dan biasanya ditandai dengan suatu peradangan yang kornis. Pemeriksaan dari hs-CRP ini sangat bermanfaat untuk membantu menentukan dari resiko kardiovaskular pada orang yang sehat.

Deteksi Dini Serangan Jantung

Deteksi dini dari gejala dan tanda serangan jantung pada penyakit jantung koroner adalah :

  1. Membantu mendeteksi secara dini apakah ada kemungkinan terjadinya resiko penyakit jantung koroner atau juga tidak baik pada mereka yang sudah atau pernah mengeluhkan rasa sakit di dada atau angina pectoris.
  2. Mendeteksi apakah ada suatu faktor resiko yang tinggi dan juga faktr resiko yang utama yang masih berkaitan dengan penyakit jantung koroner seperti misalnya adalah penyakit diabetes melitus, tekanan darah tinggi, dan juga kadar dari kolesterol yang sangat tinggi.
  3. Mencegah penyakit jantung koroner secara dini dan terjadinya serangan jantung.

Banyak teknik pemeriksaan secara medis baik yang dilakukan secara invasif atau juga tidak, meliputi salah satunya adalah teknik seperti merekam listrik jantung, pencitraan dengan menggunakan X-ray, gelombang suara pada ultra dan juga resonasi secara magnetik yang biasanya dilakukan oleh dokter dengan tujuan untuk membantu mendeteksi atau juga mendiagnosis dari penyakit jantung koroner. Diagnosis ini bsia ditegakkan lewat pemeriksaan angiografi koroner, namun invasif. Selain itu pemeriksaan ini dilakukan dengan pemaparan sinar dosis-X tinggi, pemaparan zat kontras yang masuk ke dalam tubuh serta lebih mahal juga. Sedangkan diagnosis klinis penyakit jantung koroner biasanya bisa ditegakkan oleh dokter lewat beberapa teknik pemeriksaan yang lain.

Gejala dan Tanda Serangan Jantung

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Serangan Jantung

Penyebab Serangan Jantung – Serangan jantung adalah terhentinya aliran darah, meskipun hanya sesaat, yang menuju ke jantung, dan mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati.

Penyebab Serangan Jantung

Penyebab Serangan Jantung

Penyebab Serangan Jantung

Faktor-faktor Penyebab Serangan Jantung ialah :

Usia

Saat usia 45 tahun, sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung. Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi). Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.

Riwayat Penyakit Jantung

Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.

Penyakit Diabetes

Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.

Merokok

Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan – jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.

Kegemukan (Obesitas)

Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Gaya Hidup

Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung – dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil.

Stres

Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa

Pemeriksaan Serangan Jantung

Salah satu pemeriksaan yang dilakukan pada penyebab serangan jantung adalah dengan melalkukan foto rontgent dada. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bentuk dari pemeriksaan suatu pencitraan dengan menggunakan sinar X sebagai tujuan untuk bisa mendapatkan suatu gambaran atau suatu kesan mengenai rongga dada Anda. Pemeriksaan ini bukanlah suatu pemeriksaan yang rutin dilakukan untuk kasus penyakit jantung koroner, jadi tidak semua orang yang mengeluhkan penyakit angine pectoris akan melakukan pemeriksaan foto rontgent dada. Pemeriksaan ini biasanya terjadi sangat tidak akurat untuk bisa membantu mendeteksi dari keberadaan pada kaksus penyakit jantung koroner, karena sama sekali tidak nampak plak atau juga sumbatan pada koroner, namun pada beberapa tanpa suatu komplikasi yang lanjut dan PJK bisa dilihat, misalnya adalah seperti gejala sakit gagal jantung dan terjadinya bendungan paru.

Pemeriksana sakit jantung lainnya adalah dengan pemeriksaan EKG. Pemeriksaan EKG bisa merekam aktivitas dari listrik jantung. Sumbatan yang terjadi pada koroner di jantung biasanya akan mengalami suatu gejala iskemik yang akan mengakibatkan gangguan dari aktivitas listrik pada jantung yang biasanya akan terdeteksi lewat elektrogram. Selain itu juga EKG bisa merekam berbagai terjadinya kelainan di aktivitas listrik jantung yang lain. Pemeriksaan EKG adalah salah satu bentuk pemeriksaan dari penyakit jantung koroner yang wajib dilakukan.

Kelebihan dari pemeriksaan EKG adalah :

  1. Biaya yang murah
  2. Tidak menimbulkan suatu perlukaan
  3. Bisa ditemukan pada banyak klinik
  4. Cepat untuk bisa mendapatkan hasil
  5. Memberikan suatu kesimpulan pada penyakit jantung koroner jika saat diperiksa penderita mengalami nyeri pada dada.

Selain itu, keadaan iskemik ini bisa dibuat dengan menggunakan tes atau menggunakan uji latih treadmill. Pemeriksaan EKG yang dilakukan biasanya tidak akan menimbulkan suatu perlukaan, dan hampir bisa dilakukan pada semua orang. Pemeriksaan EKG menjadi tidak berbahaya dan tidak akan menimbulkan suatu komplikasi penyakit lain. Tetapi, EKG tidak bisa melihat adanya suatu sumbatan yang terjadi. EKG juga bisa dipakai sebagia alat untuk memantau secara terus menerus, misalnya adalah memantai EKG di ryang ICU, serta juga holter yakni alat rekam EKG yang portabel yang bisa Anda bawa kemana-mana. Holter bisa melakukan suatu perekaman pada jantung selama kurang lebih 24 jam atau bahkan lebih. Hasil dari rekaman yang dievaluasi oleh dokter sehingga dokter akan tahu kapan keadaan dari iskemik jantung bisa terjadi.

Pemeriksaan lain dari serangan jantung adalah pemeriksaan EKG Treadmill. Pemeriksaan treadmill ini dilakukan dengan uji latih pada beban jantung yang sebenarnya adalah suatu bentuk modifikasi dari suatu pemeriksaan EKG, yakni disaat pemeriksaan pada penderita biasanya akan diberikan suatu beban aktivitas yang akan menyebabkan jantung bisa disengaja mengalami peningkatan pada kebutuhan dari asupan aliran darah sehingga gejala dari iskemik ini akan bisa terekam dengan baik oleh EKG. Jika seseorang tidak bisa melakukan uji treadmill dengan menggunaakan alat uji misalnya sepeda atau treadmill, maka biasanya ia akan diberikan suatu beban buatan pada jantung dengan cara memberikan jenis obat-obatan sehingga membuatnya seolah-olah jantung sedang melakukan aktivitas atau yang diisitilahkan sebagai pharmacological.

Uji ini misalnya dilakukan untuk penderita yang mengalami masalah cacat pada kaki namun mengeluhkan rasa nyeri di dada. Pemeriksaan treadmill ini biasanya lebih seriing digunakan untuk pemeriksaan dini penykit jantung koroner karena lebih mudah, selain itu juga tidak akan menimbulkan suatu perlukaan dan biayanya yang tidak terlalu mahal. Pemeriksaan treadmill ini akan menilai berat atau ringannya penyakit jantung koroner pada seseorang sedangkan pada pemeriksaan EKG hal ini tidak bisa dilakukan.

Penyebab Serangan Jantung

Posted in Serangan Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment